Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 316 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pius Payong Pendiri Taman Baca Asal Adonara

Pius Payong Pendiri Taman Baca Asal Adonara

Namun, di balik kreativitasnya, Pius mengakui masih menghadapi tantangan pasar di daerah. Ia menilai apresiasi terhadap karya seni di Flores Timur masih rendah.

Ia mencontohkan, patung ukiran kayu yang bisa dihargai hingga Rp10 juta saat dipamerkan di luar daerah, justru dianggap mahal jika dijual di kampung sendiri, bahkan dengan harga Rp1,5 juta.

Baca Juga :  PMKRI Maumere Soroti, Kebijakan Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Karena itu, ia lebih sering menyesuaikan karya dengan permintaan pasar. Meski begitu, Pius tetap berupaya menyisipkan nilai lokal, seperti motif tenun khas daerah pada patung-patung yang dibuatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, meski sering disebut sebagai seniman, Pius justru merendah. Ia menyebut dirinya hanya sebagai “kui seni” karena sebagian besar karyanya dibuat berdasarkan pesanan, bukan murni dari ide pribadi.

Baca Juga :  PMKRI Ende Desak Pemkab Segera Bayar Tunjangan Guru

Dirikan Taman Baca dari Pengalaman Pribadi

Di luar aktivitas berkarya, kepedulian Pius terhadap pendidikan melahirkan inisiatif mendirikan Taman Baca Pondok Koli Ata Kiwan pada Oktober 2025.

Gagasan ini berawal dari pengalamannya mengikuti pameran di luar Flores. Saat itu, ia kesulitan berkomunikasi dengan pengunjung asing karena keterbatasan kemampuan bahasa Inggris.

Berita Terkait

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru