Kepala Desa Waiburak, M. Saleh, mengatakan masyarakat kini menyadari pentingnya menjaga situasi keamanan demi masa depan generasi muda dan keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat di Adonara Timur.
Menurut dia, penyerahan senjata api rakitan dilakukan secara sukarela sebagai bentuk dukungan warga terhadap aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
“Ini adalah bentuk kesadaran bersama bahwa keamanan dan perdamaian harus dijaga oleh semua pihak. Masyarakat ingin hidup tenang, aman, dan kembali memperkuat nilai persaudaraan,” kata M. Saleh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengapresiasi langkah masyarakat Dusun Bele yang menyerahkan puluhan senjata api rakitan kepada polisi.
Ia menilai tindakan tersebut menjadi simbol kuat tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menolak kekerasan dan menjaga perdamaian di Flores Timur, khususnya di Kecamatan Adonara Timur.
“Penyerahan ini bukan sekadar simbol, tetapi pesan kuat bahwa keamanan, kedamaian, dan persaudaraan adalah tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Adhitya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




