Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan menandatangani surat pernyataan. “Kami sudah ikhlas,” kata salah satu anggota keluarga.
Pelajaran dari Sebuah Kehilangan
Polisi segera bergerak. Laporan diterima, TKP diamankan, dan saksi-saksi dimintai keterangan. Fakta mencuat: Aprilino tidak bisa berenang. Namun, keinginan bermain di pantai begitu kuat, hingga peringatan dari sepupunya diabaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tragedi ini menambah daftar panjang anak-anak yang tenggelam di perairan terbuka. Tanpa pengawasan yang cukup dan kemampuan berenang yang memadai, laut bisa berubah dari tempat bermain menjadi perangkap mematikan.
Hari itu, Pantai Harapan Jaya kehilangan satu tawa kecil. Dan di rumah sederhana di Desa Seusina, seorang ibu harus berjuang menerima kenyataan: anaknya yang berangkat dengan gembira, pulang tanpa nyawa.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



