Eksekusi Lahan di Maurole Berlangsung Kondusif, Penggugat Hibahkan Tanah untuk Relokasi Tergugat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,367 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan Plang sesuai putusan Pengadilan, sebelum dilakukan eksekusi

Pemasangan Plang sesuai putusan Pengadilan, sebelum dilakukan eksekusi

“Kami bersyukur seluruh proses berjalan kondusif. Ini tidak lepas dari pendekatan humanis dan koordinasi intensif lintas sektor sebelum pelaksanaan,” ujar Iptu Syaiban saat ditemui seusai kegiatan, Kamis petang.

Mediasi Berujung Damai, Penggugat Hibahkan Lahan

Menariknya, sebelum pelaksanaan eksekusi penuh, sempat terjadi proses mediasi yang mempertemukan kedua belah pihak.

Hasilnya, Maria Bara selaku penggugat bersedia menghibahkan sebidang tanah berukuran 20×20 meter di sisi utara lahan sengketa kepada pihak tergugat sebagai lokasi relokasi.

“Ini adalah bentuk solusi damai yang kami fasilitasi agar tidak menimbulkan gesekan berkepanjangan. Hibah ini diterima dengan baik oleh para tergugat,” kata Iptu Syaiban.

Baca Juga :  Ibu Gubernur NTT dan Aktivis Serukan Keadilan untuk Korban Pelecehan Seksual dan TPPO oleh Eks Kapolres Ngada

Para tergugat juga sepakat memindahkan makam orangtua mereka ke lokasi hibah tersebut. Proses penggalian makam akan dibantu oleh warga setempat, dan permintaan pemindahan meteran listrik atas nama tergugat turut disetujui.

Kesepakatan tertulis telah ditandatangani oleh kedua pihak, para kuasa hukum, serta disaksikan oleh Camat dan Kepala Desa Maurole.

Berita Terkait

Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional
Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Berita Terbaru