Jaringan Gelap Narkotika di Sikka, Menelusuri Akar Peredaran hingga ke Pelosok

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,522 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Pengguna Narkoba di Kabupaten Sikka, Sabtu 8 Maret 2025 malam

Penangkapan Pengguna Narkoba di Kabupaten Sikka, Sabtu 8 Maret 2025 malam

Pengungkapan kasus di Sikka ini mengisyaratkan adanya pola yang lebih sistematis dalam distribusi narkotika. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, narkotika yang beredar di Sikka diduga berasal dari luar Pulau Flores. Beberapa jalur yang sering digunakan antara lain melalui Surabaya, Makassar, dan Kalimantan, sebelum akhirnya masuk ke NTT melalui pelabuhan atau jalur darat.

Baca Juga :  Tim Satresnarkoba Tangkap Dua ABK Pengedar Narkoba Di Labuan Bajo

Seorang mantan pengguna narkoba yang kini menjadi aktivis rehabilitasi mengatakan bahwa bandar-bandar besar cenderung merekrut orang-orang dari latar belakang ekonomi rendah, seperti buruh dan pekerja informal, untuk dijadikan perantara.

“Mereka (bandar) paham kalau orang-orang seperti RW—seorang buruh harian—tidak punya banyak pilihan. Dijanjikan uang besar, mereka akhirnya terjerumus. Tapi yang tertangkap selalu yang kecil-kecil, sementara jaringan besar tetap beroperasi,” jelasnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat Sikka bahwa ancaman narkotika bukan lagi hanya masalah kota-kota besar. Masuknya narkotika ke pelosok daerah menandakan bahwa jaringan ini sudah beroperasi dengan metode yang semakin canggih.

Berita Terkait

Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional
Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru