Jaringan Gelap Narkotika di Sikka, Menelusuri Akar Peredaran hingga ke Pelosok

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,659 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Pengguna Narkoba di Kabupaten Sikka, Sabtu 8 Maret 2025 malam

Penangkapan Pengguna Narkoba di Kabupaten Sikka, Sabtu 8 Maret 2025 malam

Pengungkapan kasus di Sikka ini mengisyaratkan adanya pola yang lebih sistematis dalam distribusi narkotika. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, narkotika yang beredar di Sikka diduga berasal dari luar Pulau Flores. Beberapa jalur yang sering digunakan antara lain melalui Surabaya, Makassar, dan Kalimantan, sebelum akhirnya masuk ke NTT melalui pelabuhan atau jalur darat.

Baca Juga :  Siswa Kelas 10 SMAK Frateran Surabaya Gelar Outdoor Study di Dusun Sahabat Alam, Pacet

Seorang mantan pengguna narkoba yang kini menjadi aktivis rehabilitasi mengatakan bahwa bandar-bandar besar cenderung merekrut orang-orang dari latar belakang ekonomi rendah, seperti buruh dan pekerja informal, untuk dijadikan perantara.

“Mereka (bandar) paham kalau orang-orang seperti RW—seorang buruh harian—tidak punya banyak pilihan. Dijanjikan uang besar, mereka akhirnya terjerumus. Tapi yang tertangkap selalu yang kecil-kecil, sementara jaringan besar tetap beroperasi,” jelasnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat Sikka bahwa ancaman narkotika bukan lagi hanya masalah kota-kota besar. Masuknya narkotika ke pelosok daerah menandakan bahwa jaringan ini sudah beroperasi dengan metode yang semakin canggih.

Berita Terkait

Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional
Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru