Dalam sesi refleksi penutupan, Captain Marcellus Hakeng Jayawibawa, Wakil Ketua Asosiasi RSO Indonesia, menyampaikan bahwa pembentukan asosiasi adalah langkah penting dalam membangun komunitas profesional yang saling mendukung. “Kami percaya bahwa kolaborasi antarlembaga RSO dan komunikasi terbuka dengan pemerintah akan memperkuat ekosistem keamanan pelayaran nasional. Asosiasi ini akan menjadi ruang strategis bagi seluruh RSO untuk bertukar praktik terbaik, menyuarakan kebutuhan di lapangan, serta berkontribusi aktif terhadap kebijakan keamanan maritim Indonesia,” ujar Captain Hakeng.
Beliau juga menambahkan bahwa ke depan, asosiasi akan memprioritaskan penyusunan pedoman teknis terpadu, peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, dan mendorong penerapan teknologi dalam sistem keamanan pelabuhan dan kapal. “Kami ingin menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah, bukan sekadar pelaksana, tapi juga kontributor aktif dalam desain kebijakan nasional,” tegasnya.
Para peserta juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini secara profesional, dengan substansi yang relevan terhadap tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi-diskusi teknis yang dibangun selama acara berlangsung dinilai sangat bermanfaat, khususnya dalam menyamakan persepsi terkait penerapan ISPS Code yang konsisten dan sesuai standar internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




