Namun kenyataannya, warga biasa tidak memiliki akses nyata ke gereja-gereja tersebut. Sebagian besar praktik keagamaan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dengan risiko besar, termasuk hukuman mati atau penahanan di kamp kerja paksa.
Dampak dan Sejarah
Korea Utara yang pernah disebut sebagai Jerusalem di Timur mencerminkan betapa kuatnya pengaruh Kristen di wilayah ini pada masa lalu.
Tetapi perubahan sistem politik yang drastis setelah Perang Dunia II menghapus pengaruh agama secara sistematis. Kini, sisa-sisa komunitas Kristen yang masih ada harus berjuang dalam diam, mempertaruhkan hidup mereka untuk tetap menjalankan keyakinannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena ini mencerminkan betapa kontrol ideologi dan politik di Korea Utara telah menggantikan spiritualitas dan kebebasan individu, menjadikannya salah satu negara dengan kebijakan paling ketat terhadap agama di dunia.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




