Diduga Gunakan Alat Tangkap Ikan Ilegal, Sebelas Nelayan di Labuan Bajo di Tangkap Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 492 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat tangkap yang diduga ilegal yang digunakan nelayan di Labuan Bajo (Foto ; Humas Polres Manggarai Barat)

Alat tangkap yang diduga ilegal yang digunakan nelayan di Labuan Bajo (Foto ; Humas Polres Manggarai Barat)

Polisi sebelumnya telah melakukan penyelidikan selama dua minggu berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai penggunaan kompresor oleh para nelayan.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa praktik penangkapan ikan ilegal ini telah berlangsung selama dua tahun terakhir di sekitar Perairan Pulau Sebabi.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua unit perahu motor, dua unit mesin kompresor beserta selang sepanjang 200 meter, 14 alat panah, dua box fiber cooler berisi 60 kg ikan berbagai jenis, serta barang bukti lainnya.

Para nelayan tersebut dijerat dengan Pasal 10 ayat (3) dan Pasal 69 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 yang telah diubah dengan UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, serta Pasal 19 ayat (1) dan (2) UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca Juga :  Jalan Berlubang di Labuan Bajo: Polisi Bergerak, Instansi Terkait Diam?

Mereka terancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp 1,2 miliar.

AKP Dimas juga mengimbau para nelayan untuk tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan, seperti kompresor, bahan kimia, dan pukat harimau.

Berita Terkait

Arah Baru Ende ; Antara Janji Bupati dan Realita di Lapangan
Program 100 Hari Kerja Bupati Ende, Langkah Awal Menuju Perubahan
Polres Ende Tertibkan Balap Liar di Jalan Eltari, Delapan Motor Diamankan
Bocah 9 Tahun Di Maumere, Tenggelam Di Pantai Harapan Jaya
Polres Ende Bagikan Takjil untuk Masyarakat, Sekaligus Imbau Tertib Berlalu Lintas
Bupati Flotim Anton Doni Dihen ; Efisiensi Anggaran Sebagai “Shock Therapy” Bagi Birokrasi.
Guru Di Kabupaten Sikka Lampiaskan Nafsu Bejadnya Kepada Delapan Siswanya
Bupati Ende Yosef Badeoda : Lega, Tapi Terbebani Efisiensi Anggaran
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru