Masyarakat dan Gereja di Ende Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,306 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi dan konsolidasi jelang aksi tolak geotermal di kabupaten Ende

Diskusi dan konsolidasi jelang aksi tolak geotermal di kabupaten Ende

Dalam sesi diskusi, Tim Komisi Keadilan Pemerhati Migran Perantau Keuskupan Agung Ende menyuarakan pentingnya pelibatan pemerintah daerah dalam proyek-proyek besar seperti ini.

Menurut mereka, kebijakan pembangunan seharusnya tidak hanya melibatkan pemerintah pusat dan investor.

Sementara itu, pemerhati lingkungan, Maria Ratna Ningsi, menekankan pentingnya pengumpulan data yang akurat dan kajian legal formal terhadap proyek tersebut.

“Dokumentasi dan data lapangan sangat penting untuk memperkuat posisi masyarakat secara hukum,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende juga secara resmi menolak proyek Geothermal. Disebutkan bahwa hanya dua kepala daerah di NTT yang berani menyatakan penolakan, salah satunya adalah Bupati Ende.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Masih Marak di Ende, TPDI Kritik Lemahnya Penindakan Bea Cukai Labuan Bajo

Pertemuan ditutup dengan seruan agar aksi damai pada 5 Juni mendatang menjadi panggilan moral yang lebih besar untuk melindungi lingkungan dan tanah Flores sebagai rumah bersama.

Aksi damai ini merupakan bagian dari gerakan masyarakat sipil di NTT yang menyoroti berbagai dampak ekologis dan sosial dari proyek strategis nasional di wilayah yang rentan secara geologis.

Baca Juga :  IKADA Ende Gelar Reba, Sebagai Wujud Syukur dan Kebersamaan

Berita Terkait

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda
Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu
FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo
Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa
Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Berita Terbaru