Masyarakat dan Gereja di Ende Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,199 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi dan konsolidasi jelang aksi tolak geotermal di kabupaten Ende

Diskusi dan konsolidasi jelang aksi tolak geotermal di kabupaten Ende

Dalam sesi diskusi, Tim Komisi Keadilan Pemerhati Migran Perantau Keuskupan Agung Ende menyuarakan pentingnya pelibatan pemerintah daerah dalam proyek-proyek besar seperti ini.

Menurut mereka, kebijakan pembangunan seharusnya tidak hanya melibatkan pemerintah pusat dan investor.

Sementara itu, pemerhati lingkungan, Maria Ratna Ningsi, menekankan pentingnya pengumpulan data yang akurat dan kajian legal formal terhadap proyek tersebut.

“Dokumentasi dan data lapangan sangat penting untuk memperkuat posisi masyarakat secara hukum,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende juga secara resmi menolak proyek Geothermal. Disebutkan bahwa hanya dua kepala daerah di NTT yang berani menyatakan penolakan, salah satunya adalah Bupati Ende.

Baca Juga :  Pemkab Ende Bungkam Soal Hutang Rp 49 Miliar

Pertemuan ditutup dengan seruan agar aksi damai pada 5 Juni mendatang menjadi panggilan moral yang lebih besar untuk melindungi lingkungan dan tanah Flores sebagai rumah bersama.

Aksi damai ini merupakan bagian dari gerakan masyarakat sipil di NTT yang menyoroti berbagai dampak ekologis dan sosial dari proyek strategis nasional di wilayah yang rentan secara geologis.

Baca Juga :  Panen Perdana Melon Emas di Desa Waturaka, Bupati Ende ; Inovasi Pertanian Modern Berbasis Screen House

Berita Terkait

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031
Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru