Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Tegaskan Budaya Kerja Berbasis Transformasi, Kolaborasi, dan Karakter

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Selvianus Hadun Editor : Redaksi Dibaca 528 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Katolik St. Paulus Ruteng (Foto ; Selvianus Haduh)

Mahasiswa Universitas Katolik St. Paulus Ruteng (Foto ; Selvianus Haduh)

Fleksibilitas dengan Tanggung Jawab

Terkait aturan jam kerja, Rektor menekankan bahwa kedisiplinan tetap menjadi prioritas, namun perlu diimbangi dengan fleksibilitas yang bertanggung jawab. Dalam dunia akademik, produktivitas tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, tetapi dari kontribusi nyata yang diberikan kepada universitas dan masyarakat.

“Yang terpenting bukan berapa lama kita berada di kantor, tetapi sejauh mana pekerjaan kita memberikan manfaat bagi institusi dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Membangun Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Inspiratif

Sebagai penutup, Rektor mengajak seluruh civitas akademika Unika Santu Paulus Ruteng untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan inspiratif.

Ia berharap setiap individu merasa dihargai, didengar, dan termotivasi untuk berkarya secara maksimal demi kemajuan universitas.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke 79, Kakankemenag Serahkan Bantuan Kemanusiaan

“Mari kita hidupkan pedoman ini dengan semangat visi Unika Santu Paulus Ruteng. Dengan komitmen bersama, kita tidak hanya menjaga disiplin dan ketertiban, tetapi juga membangun budaya kerja yang membawa universitas ini semakin maju dan bermakna,” pungkasnya.

Berita Terkait

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031
Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru