Fleksibilitas dengan Tanggung Jawab
Terkait aturan jam kerja, Rektor menekankan bahwa kedisiplinan tetap menjadi prioritas, namun perlu diimbangi dengan fleksibilitas yang bertanggung jawab. Dalam dunia akademik, produktivitas tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, tetapi dari kontribusi nyata yang diberikan kepada universitas dan masyarakat.
“Yang terpenting bukan berapa lama kita berada di kantor, tetapi sejauh mana pekerjaan kita memberikan manfaat bagi institusi dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Membangun Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Inspiratif
Sebagai penutup, Rektor mengajak seluruh civitas akademika Unika Santu Paulus Ruteng untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan inspiratif.
Ia berharap setiap individu merasa dihargai, didengar, dan termotivasi untuk berkarya secara maksimal demi kemajuan universitas.
“Mari kita hidupkan pedoman ini dengan semangat visi Unika Santu Paulus Ruteng. Dengan komitmen bersama, kita tidak hanya menjaga disiplin dan ketertiban, tetapi juga membangun budaya kerja yang membawa universitas ini semakin maju dan bermakna,” pungkasnya.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




