PMKRI Maumere Soroti, Kebijakan Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 301 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

MAUMERE, – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere mengeluarkan pernyataan sikap keras menanggapi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat dan tindakan represif aparat kepolisian.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua PMKRI, Fabianus Rowa, pada Senin, 1 September 2025.

​Menurut Fabianus, serangkaian kebijakan pemerintah, seperti kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pengesahan UU TNI No. 3 Tahun 2025, telah memperparah masalah ekonomi masyarakat dan mengancam kedaulatan sipil.

“Terlalu banyak janji pemerintah yang tidak realistis,” tegasnya, menyoroti ironi kenaikan gaji DPR yang drastis di tengah kesulitan masyarakat.

​Gerakan Kemasyarakatan (Germas) Rito Naga juga menyoroti tindakan represif aparat kepolisian yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (Ojol) pada 28 Agustus 2025.

Baca Juga :  Setetes Darah, Sejuta Kasih, PMKRI Maumere Gandeng Polres Sikka Rayakan Dies Natalis ke-32

“Ini adalah bukti nyata bahwa jargon Polri sebagai institusi humanis hanyalah omong kosong,” kata Naga.

Ia mendesak agar kekerasan terhadap demonstran dihentikan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab diusut tuntas.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru