Bakti BCA Dorong Tenun Sumba Timur Menuju Pasar Eco-Fashion Global

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Fidelis Dari Editor : Redaksi Dibaca 166 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Tenun ikat Sumba Timur
Didampingi oleh BCA

Kelompok Tenun ikat Sumba Timur Didampingi oleh BCA

​WAINGAPU, – PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melalui program Corporate Shared Value (CSV) Bakti BCA, menegaskan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Indonesia dengan mendukung penuh kelompok penenun di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komitmen ini diwujudkan melalui program intensif Pembinaan Wastra Warna Alam, yang berfokus pada penguasaan teknik pewarnaan alami.

Baca Juga :  Jalan Rusak Kanganara Detukeli Hambat Warga, Pemerintah Dinilai Lalai

​Puncak rangkaian program sepanjang tahun 2024–2025 ditandai dengan pengenalan ragam wastra terbaru karya penenun Sumba Timur pada Jumat (12/12/2025) di Waingapu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengatasi Tantangan Pewarnaan Alami
​EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa penenun Sumba Timur merupakan penjaga warisan budaya, namun mereka menghadapi tantangan dalam penguasaan teknik pewarnaan alami di tengah pesatnya industri eco-fashion.

Baca Juga :  IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka

​“Melalui program pembinaan yang kami laksanakan bersama Perkumpulan Warna Alam Indonesia (WARLAMI), BCA ingin memastikan keahlian penenun tidak hanya terjaga dan berkesinambungan, tetapi juga mampu bersaing di pasar modern,” ujar Hera.

Berita Terkait

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Berita Terbaru