LEMBATA, – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) di Desa Tobotani, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial dan memantik keprihatinan publik.
Unggahan tersebut menampilkan ruang belajar dengan atap rusak, dinding dari bebak, serta fasilitas sekolah yang dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.
Foto-foto kondisi sekolah itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Alian Pou. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan rasa sedih dan miris melihat anak-anak harus menempuh pendidikan di tengah keterbatasan sarana, terlebih di era pembangunan yang terus digencarkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah potret salah satu sekolah MIS di Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata. Sungguh sangat miris dan sedih jika masih ada bangunan sekolah seperti ini di zaman sekarang,” tulis Alian dalam unggahannya.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet. Mayoritas komentar menyoroti tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata dalam menjamin akses pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak di wilayah pedesaan dan kepulauan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




