Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 2 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat dusun Bele menyerahkan senjata rakitan kepada Kapolres Flores Timur

Tokoh masyarakat dusun Bele menyerahkan senjata rakitan kepada Kapolres Flores Timur

FLORES TIMUR, – Warga Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyerahkan sebanyak 52 pucuk senjata api rakitan kepada pihak kepolisian, Kamis (14/5/2026).

Penyerahan puluhan senjata api rakitan tersebut dilakukan secara sukarela sebagai bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga keamanan dan perdamaian pascakonflik sosial yang terjadi di wilayah Adonara Timur.

Baca Juga :  Apebuan Cup 2025 Ricuh, Kelalaian Panitia, Protes Askab Lembata, dan Alarm Pengelolaan Sepak Bola Lokal

Senjata api rakitan itu diserahkan langsung oleh Kepala Desa Waiburak, M. Saleh, bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat Dusun Bele kepada Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi penyerahan berlangsung dengan pengamanan aparat kepolisian dan personel Brimob. Hadir dalam kegiatan tersebut Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri, Kabag Ops Sat Brimob Polda NTT AKBP Gojal Putra Malemba, Kabag Ops Polres Flores Timur AKP Eduardus Nuru, Kasat Intelkam Polres Flores Timur AKP Taufan D. Adriansyah, serta Kasat Reskrim Polres Flores Timur AKP Fardan Adi Nugroho.

Baca Juga :  Ironi Bansos, Dana untuk Miskin Justru Masuk Meja Judi

Berita Terkait

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan
Fungsionaris Adat Nggorang Jadi Sorotan Setelah Dua Alas Hak SHM Keranga Terungkap
Ramang Ishaka dan Muhamad Syair Beri Klarifikasi, Irjen Pol (P) I Wayan Sukawinaya Sampaikan Catatan Kritis
Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:59 WITA

Fungsionaris Adat Nggorang Jadi Sorotan Setelah Dua Alas Hak SHM Keranga Terungkap

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41 WITA

Ramang Ishaka dan Muhamad Syair Beri Klarifikasi, Irjen Pol (P) I Wayan Sukawinaya Sampaikan Catatan Kritis

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WITA

Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian

Berita Terbaru