“Masyarakat di sana masih kesulitan air. Lalu, ke mana perginya Rp 900 juta itu?” tanya seorang aktivis PMKRI.
Berdasarkan investigasi kami, proyek ini dikerjakan oleh kontraktor lokal yang memiliki rekam jejak buruk dalam sejumlah proyek infrastruktur sebelumnya. Namun, tak ada tindakan tegas dari instansi terkait.
Aparat Hukum Ditantang Berani Bersih?
Aksi PMKRI ini tak sekadar gertakan. Mereka berjanji akan terus mengawal kasus-kasus ini. “Kami akan kembali turun ke jalan jika aparat hukum tidak bertindak,” ancam Marselino.
Desakan ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum di Ende. Akankah mereka berani mengusut tuntas, atau justru tunduk pada tekanan politik?
Masyarakat kini menunggu, apakah ini awal dari babak baru pemberantasan korupsi di Ende—atau sekadar episode lain dari drama hukum yang berakhir dengan impunitas.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




