Masyarakat yang sakit sering kali harus menempuh perjalanan panjang dengan risiko besar hanya untuk mendapatkan perawatan dasar. Di tengah situasi ini, rasa keadilan seolah hanya menjadi slogan kosong.
Padahal, sejak awal kemerdekaan, bangsa ini berdiri di atas fondasi luhur Pancasila — dasar negara yang pertama kali dirumuskan di tanah Ende. Dari bumi inilah lahir gagasan tentang persatuan, kemanusiaan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Namun, kini di tempat kelahiran Pancasila itu sendiri, sila kelima tampak kehilangan makna. “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” seakan berhenti di atas kertas, tidak menyentuh realitas rakyat kecil yang berjuang naik turun gunung demi mencari kehidupan yang lebih layak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertanyaannya, apakah pemerintah Kabupaten Ende, bahkan pemerintah Indonesia pada umumnya, benar-benar telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila? Di mana letak keadilan sosial ketika rakyat kecil harus berjalan kaki puluhan kilometer di jalan berlumpur untuk mencari pengobatan atau pendidikan? Di mana makna kemanusiaan ketika suara masyarakat desa tidak pernah sampai ke ruang kebijakan?
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




