Beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan MK untuk memproses lebih lanjut adalah:
Kecurangan Sistematis, Terstruktur, dan Masif (TSM): Jika pasangan pemohon dapat membuktikan adanya dugaan pelanggaran TSM yang memengaruhi hasil pemilihan.
Kepentingan Publik: Jika perkara ini dianggap strategis atau berdampak besar pada tata kelola demokrasi di daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keunikan Kasus: Misalnya, adanya situasi politik atau administrasi yang luar biasa di Kabupaten Flores Timur.
3. Berbasis Kasus Sebelumnya
Putusan MK dalam kasus-kasus di Papua dan Sabu Raijua menunjukkan bahwa MK tidak selalu menerapkan ambang batas secara kaku.
Jika pemohon mampu menyajikan bukti kuat, seperti pelanggaran proses pemilu, manipulasi data, atau ketidakadilan, MK dapat memutuskan untuk melanjutkan perkara ke tahap persidangan.
Namun, hal ini sangat bergantung pada:
Kualitas Bukti: Apakah bukti yang diajukan cukup kuat dan mendukung argumen pemohon.
Konteks dan Kepentingan Daerah: Apakah terdapat kondisi khusus yang membuat kasus ini layak untuk disidangkan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




