Ferdinandus Leve, Ketua UMKM Putra Linjo yang juga sebagai tokoh adat (Mosalaki) di Ropa mengatakan “Sebagai bagian dari UMKM Putra Linjo, kami merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Selain berkontribusi pada kelestarian alam, penanaman pohon ini juga membuka peluang bagi usaha kami untuk berkembang lebih jauh,” ujanya.
Hal senada juga di ungkapkan oleh Petrus Satu salah seorang warga Ropa Desa Keliwumbu dengan mengatakan “Melalui program ini, kami sebagai warga desa sangat terbantu. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang bagi kami untuk meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan,” ujarnya.
F. Eko Sulistyono General Manager PLN NTT mengungkapkan, “Sebagai komitmen untuk mendukung program transisi energi dari pemerintah, PLN terus berupaya untuk memaksimalkan potensi-potensi EBT yang ada dan juga menciptakan peluang-peluang untuk adanya EBT baru seperti, Hutan Tanaman Energi (HTE) seperti yang dilakukan saat ini. Diharapkan dengan penanaman pohon ini dapat dijaga dan dipelihara agar tumbuh dan berkembang dengan baik yang pada akhirnya batang pohon yang patah akan dimanfaatkan sebagai bahan baku _woodchip_ sedangkan daunnya juga sebagai bahan baku pembuatan pellet biomassa untuk memenuhi Program Co-firing PLTU Ropa,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




