Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Nikolaus Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 264 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikolaus Sanggu
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa Maumere

Nikolaus Sanggu Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa Maumere

Jangan jadikan jabatan sebagai jalan memperkaya diri. Jangan jadikan hukum sebagai alat melindungi kepentingan kelompok. Jangan jadikan alam sebagai komoditas yang dapat dieksploitasi tanpa tanggung jawab. Jangan jadikan rakyat sebagai objek politik yang hanya diingat ketika pemilihan umum tiba.

Sejarah tidak hanya mencatat siapa yang pernah menjadi presiden, menteri, gubernur, bupati, atau wali kota. Sejarah juga mencatat bagaimana mereka menggunakan kekuasaan yang dipercayakan oleh rakyat.

Baca Juga :  Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Indonesia tidak kekurangan orang yang pandai berbicara tentang perubahan. Indonesia membutuhkan orang-orang yang berani mewujudkan perubahan, sekalipun harus berhadapan dengan kepentingan dan kenyamanan kekuasaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, mencintai Indonesia bukan berarti harus selalu memuji pemerintah. Terkadang, kecintaan yang paling jujur terhadap bangsa adalah keberanian mengkritik ketika negara sedang berada di jalan yang keliru.

Baca Juga :  Rumput Liar Menjamur di RSUD Ende, Cerminan Buruknya Tata Kelola Fasilitas Publik?

Indonesia sedang sakit, tetapi jangan biarkan penyakit itu menjadi warisan bagi generasi berikutnya. Selamatkan republik ini melalui kejujuran, keberanian, keadilan, dan tanggung jawab. Sebab, Indonesia bukan milik mereka yang sedang berkuasa, melainkan milik seluruh rakyat yang hidup dan menggantungkan harapan di atas tanah air ini.

Berita Terkait

Propinsi Kepulauan Flores, Ketika Negara Membiarkan Ketimpangan Menjadi Persoalan Menahun
Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:25 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WITA

PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:47 WITA

Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:22 WITA

Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian

Kamis, 24 September 2026 - 17:51 WITA

Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Berita Terbaru