“Dalam waktu dekat, Yayasan Atmaja akan memfasilitasi pertemuan daring dengan lembaga asuransi yang siap membantu mengatasi kendala ini,” ungkap RD. Roling, memberikan harapan baru bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan.
Menatap Masa Depan dengan Optimisme
Kongres APTIK ke-42 bukan sekadar forum diskusi akademik, tetapi juga ladang subur bagi lahirnya gagasan-gagasan segar. Para peserta tidak hanya membahas laporan tahunan dan program kerja, tetapi juga menggali strategi inovatif untuk memperkuat peran perguruan tinggi Katolik dalam masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
RD. Roling menekankan bahwa pendidikan tinggi Katolik harus lebih dari sekadar tempat belajar. “Kolaborasi ini harus menghasilkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang berkualitas, inklusif, dan inovatif,” katanya penuh semangat.
Di penghujung acara, para peserta saling bertukar gagasan dan harapan. Ada optimisme yang mengalir di antara mereka—optimisme bahwa pendidikan Katolik di Indonesia akan terus berkembang, tidak hanya dalam angka tetapi juga dalam kualitas dan dampaknya bagi masyarakat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




