Respon publik pun bervariasi. Mantan Ketua GMNI Ende, Vinsen Sangu, menilai GAMKI sebagai jawaban kerinduan kelompok Cipayung di Ende.
“Kehadiran GAMKI mempererat solidaritas, menyalahkan obor semangat kasih dan persaudaraan. Tapi yang lebih penting, mampukah GAMKI membumikan cita-cita perjuangan di tengah realitas krisis moral dan kepemimpinan?” ujar politisi PDI Perjuangan itu
Dari pernyataan tersebut, jelas bahwa GAMKI tidak bisa sekadar menjadi simbol eksklusif kelompok tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tantangan mereka adalah membuktikan kontribusi nyata bagi generasi muda Kristen Ende, bukan hanya mengulang jargon solidaritas, tapi menjawab isu konkret, lapangan kerja, keterlibatan politik, dan integritas kepemimpinan.
Dengan hanya 42 anggota awal, perjalanan GAMKI masih panjang. Namun, langkah pertama ini penting.
Ende kini menunggu apakah GAMKI mampu menjadi motor penggerak perubahan atau sekadar menambah daftar organisasi yang sibuk dengan urusan internal.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




