Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 274 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

“Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita.”
Kalimat itu tentu tidak berarti bahwa setiap bencana adalah hukuman Tuhan. Justru kekuatan pesannya terletak pada introspeksi.
Musibah seakan mengajak kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah kita sudah memperlakukan alam dengan benar? Apakah kita masih peduli terhadap sesama? Apakah jabatan dan kekuasaan benar-benar digunakan untuk melayani? Apakah pembangunan dilakukan untuk kesejahteraan bersama? Apakah kita masih mau mendengar suara mereka yang lemah? Dan apakah keserakahan manusia telah membuat kita lupa bahwa bumi ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga milik generasi yang akan datang?

Baca Juga :  Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Apakah Alam Sudah Tidak Berdamai dengan Indonesia?
Secara ilmiah, kita tidak dapat mengatakan bahwa alam sedang marah kepada Indonesia. Gempa bumi terjadi karena pergerakan lempeng tektonik. Gunung api meletus karena dinamika magma dan tekanan di dalam bumi. Cuaca ekstrem pun memiliki mekanisme atmosfernya sendiri.

Namun ada bencana yang dampaknya dapat diperparah oleh perilaku manusia.
Hutan yang dibakar, bukit yang digunduli, daerah resapan yang hilang, sungai yang rusak, tambang yang tidak direhabilitasi, tata ruang yang mengabaikan risiko, pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan, serta lemahnya pengawasan dapat membuat sebuah bencana menjadi jauh lebih merusak.
Karena itu, mungkin pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukan:

Berita Terkait

Dipo Nusantara Serap Aspirasi Warga Ende Soal Dampak Tambang Galian C, Janji Sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru