“Mengapa alam seakan marah kepada kita?” Melainkan:
“Sudahkah kita benar-benar hidup berdamai dengan alam, menjaganya dengan penuh tanggung jawab, serta memperlakukan sesama dengan jujur, adil, dan penuh kepedulian?” Pesan kepada Pemerintah dan Para Pemimpin
Di tengah berbagai musibah ini, ada pelajaran yang jauh lebih besar daripada sekadar angka korban, luas kerusakan, dan nilai kerugian. Kepada siapa pun yang diberikan amanah memimpin, dari tingkat paling tinggi sampai paling bawah:
Bekerjalah dengan jujur.
Jangan mengatakan keadaan baik-baik saja apabila kenyataannya tidak demikian. Jangan menyembunyikan masalah demi menjaga citra. Jangan menggunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri, keluarga, kelompok, atau siapa pun yang dekat dengan kekuasaan.
Jangan korupsi.
Uang negara bukan uang penguasa. Itu adalah uang rakyat. Di dalam setiap rupiah APBN dan APBD terdapat hasil kerja pedagang kecil, petani, nelayan, buruh, guru, tenaga kesehatan, pengusaha, dan jutaan rakyat Indonesia.
Anggaran penanggulangan bencana jangan diselewengkan. Dana rehabilitasi rumah korban jangan dipotong. Anggaran pembangunan tanggul, jalan, sekolah, rumah sakit, jembatan, sistem peringatan dini, dan fasilitas keselamatan jangan dijadikan tempat mencari keuntungan pribadi.
Karena ketika kualitas pembangunan dikurangi akibat korupsi, yang membayar harganya bukan hanya negara, tetapi rakyat, bahkan mungkin dengan nyawa mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




