Kekuasaan bukanlah hak untuk selalu benar. Kekuasaan adalah amanah untuk melayani.
Seorang pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang dikelilingi orang-orang yang selalu mengatakan “ya”. Pemimpin yang baik justru membutuhkan orang yang berani mengatakan: “Bapak, Ibu, keputusan ini keliru. Rakyat akan dirugikan.” Dan pemimpin besar adalah pemimpin yang bersedia mendengarnya, mengevaluasi keputusannya, dan memperbaikinya.
Pesan kepada Tokoh Agama
Kepada para tokoh agama, negeri ini juga membutuhkan suara moral yang jernih. Jangan hanya berbicara dari mimbar. Hadirlah di tengah mereka yang kehilangan rumah, keluarga, pekerjaan, dan masa depan. Suarakan kejujuran, keadilan, kepedulian, anti-korupsi, perlindungan terhadap alam, dan keberanian membela mereka yang lemah. Jangan menggunakan musibah untuk menghakimi korban atau kelompok tertentu.
Ketika rakyat menangis, tokoh agama seharusnya hadir untuk menenangkan, mendengarkan, mendoakan, membantu, dan mengingatkan siapa pun yang memiliki kekuasaan agar tetap berjalan di jalan yang benar. Suara tokoh agama seharusnya menjadi suara hati nurani, terutama ketika kejujuran mulai dianggap tidak penting dan ketidakadilan mulai dianggap biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




