8. Gunung Ili Lewotolok — Lembata, 22 Juni 2026
Sebelumnya, masyarakat Pulau Lembata juga harus menghadapi aktivitas Gunung Ili Lewotolok. Pada 22 Juni 2026, gunung tersebut mengalami erupsi dengan kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak, dengan abu tebal bergerak ke arah barat.
Dampaknya tidak hanya dirasakan di sekitar lereng gunung, tetapi juga mempengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Lembata dan sekitarnya. Hujan abu dapat menutupi rumah, jalan, kebun, tanaman pertanian, sumber air, dan fasilitas umum, sekaligus menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi mata, batuk, sesak napas, dan gangguan saluran pernapasan.
Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan perdagangan lokal, abu vulkanik dapat menurunkan hasil produksi, merusak tanaman, mengganggu kualitas air dan pakan ternak, serta menghambat aktivitas ekonomi sehari-hari. Ketika aktivitas gunung meningkat, kegiatan sekolah, perjalanan masyarakat, transportasi darat maupun laut, serta aktivitas di luar rumah juga dapat terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




