Karena itu, bagi masyarakat terdampak, persoalannya bukan lagi sekadar menghadapi letusan dan abu vulkanik, tetapi juga menunggu kepastian kapan mereka dapat kembali memiliki rumah yang aman, lahan untuk bekerja, sekolah bagi anak-anak, serta kehidupan yang normal dan berkelanjutan. Mereka membutuhkan bukan hanya bantuan pada saat bencana terjadi, tetapi juga kepastian dan percepatan penyelesaian relokasi agar tidak terlalu lama hidup dalam ketidakpastian.
7. Gempa besar M7,7 mengguncang Flores dan NTT — 15 Agustus 2026
Belum hilang dari ingatan kita bencana besar yang mengguncang Pulau Flores dan wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Gempa berkekuatan M7,7 yang berpusat di laut dekat Nagekeo dirasakan sangat kuat di berbagai wilayah NTT, bahkan guncangannya juga dirasakan hingga Bima, NTB, dan sebagian Sulawesi Selatan. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampaknya sangat luas dan menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat. Korban jiwa terus bertambah dalam proses pendataan, sementara ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi. Pada hari pertama saja, lebih dari 5.000 warga dilaporkan berada di lokasi pengungsian, terutama di Sikka, Manggarai, dan Nagekeo.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




