Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 273 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Namun demikian, setiap musibah yang terjadi hendaknya tidak hanya dipandang sebagai peristiwa alam semata, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat kesiapsiagaan, menjaga lingkungan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Sebagai manusia yang beriman, musibah juga dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri. Kita perlu bertanya kepada diri sendiri apakah selama ini kita sudah menjaga alam dengan baik, menghargai kehidupan sesama, menjalankan setiap amanah dengan jujur dan penuh tanggung jawab, serta bersikap adil dalam setiap keputusan dan tindakan. Dari setiap musibah, semoga kita dapat belajar untuk menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih peduli, lebih bijaksana, dan lebih bertanggung jawab.
Rangkaian Musibah yang Mengingatkan Kita

Baca Juga :  Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

1. Anak Krakatau kembali bergemuruh — 4–6 September 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tidak hanya menimbulkan ancaman di sekitar kawasan gunung, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Sebaran abu vulkanik dapat mengotori rumah, kendaraan, jalan, tanaman, dan sumber air, sekaligus menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi mata, tenggorokan, serta gangguan pernapasan.
Dampak lainnya sangat terasa pada transportasi dan penerbangan, karena abu vulkanik dapat menyebabkan keterlambatan, pengalihan rute, bahkan pembatalan penerbangan. Akibatnya, perjalanan dinas, pertemuan bisnis, kegiatan pemerintahan, distribusi barang, pariwisata, dan berbagai agenda penting ikut terganggu atau batal dilaksanakan.

Baca Juga :  Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Berita Terkait

Dipo Nusantara Serap Aspirasi Warga Ende Soal Dampak Tambang Galian C, Janji Sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru