Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 62 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat di sekitar gunung. Abu vulkanik dapat menutupi rumah, jalan, lahan pertanian, dan sumber air, serta menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi mata, batuk, dan gangguan pernapasan. Aktivitas pertanian dan perkebunan juga dapat terganggu karena tanaman tertutup abu, sementara warga di zona rawan harus membatasi kegiatan atau bahkan bersiap untuk dievakuasi apabila aktivitas gunung terus meningkat.
Selain itu, erupsi dapat mengganggu transportasi, kegiatan sekolah, perdagangan, pekerjaan sehari-hari, serta perekonomian masyarakat lokal. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan perlindungan terhadap abu vulkanik, dan mematuhi zona keselamatan serta arahan resmi dari pemerintah.

Baca Juga :  Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

4. Gunung Semeru — Jawa Timur, Agustus–September 2026

Di Jawa Timur, Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, juga terus menunjukkan aktivitas vulkanik. Semeru termasuk enam gunung api Indonesia yang tercatat mengalami erupsi pada 31 Agustus 2026. Bahkan pada 6 September, Semeru kembali dilaporkan erupsi dan mengeluarkan abu sekitar satu kilometer di atas puncaknya.
Bagi masyarakat di sekitar Lumajang dan Malang, aktivitas Semeru bukan sekadar pemandangan gunung mengeluarkan abu. Ancaman dapat berupa hujan abu, guguran material, awan panas, serta lahar yang mengikuti aliran sungai berhulu di Semeru.
Abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan, mengotori rumah dan sumber air, menutupi lahan pertanian serta mengurangi jarak pandang. Kegiatan sekolah, perdagangan, transportasi, pertanian dan pariwisata juga dapat terkena dampaknya.

Berita Terkait

Dipo Nusantara Serap Aspirasi Warga Ende Soal Dampak Tambang Galian C, Janji Sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Berita Terbaru

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Tak Berkategori

Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Senin, 7 Sep 2026 - 19:33 WITA