Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 7 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Bagi petani yang menggantungkan kehidupan pada tanah di lereng gunung, kehilangan tanaman berarti kehilangan pendapatan keluarga. Bagi pelaku wisata, terganggunya akses menuju Semeru berarti berkurangnya wisatawan dan pemasukan bagi penginapan, warung, jasa transportasi serta pemandu lokal.

5. Gunung Ibu — Halmahera Barat, Maluku Utara

Di wilayah Indonesia Timur, Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, juga terus menunjukkan aktivitas erupsi dan termasuk di antara enam gunung api yang mengalami erupsi pada 31 Agustus 2026.

Aktivitas yang terus berulang membuat masyarakat di sekitar gunung harus hidup dalam kewaspadaan. Hujan abu dapat menutupi atap rumah, jalan, kebun, tanaman dan sumber air, sekaligus menimbulkan iritasi mata dan gangguan saluran pernapasan.

Bagi masyarakat yang sebagian kehidupannya bergantung pada pertanian dan perkebunan, abu vulkanik dapat mengganggu tanaman dan menurunkan hasil produksi. Ketika aktivitas meningkat, masyarakat juga harus membatasi kegiatan di luar rumah, sementara sekolah, perdagangan dan transportasi dapat terganggu.
Kehidupan di sekitar gunung api akhirnya bukan hanya persoalan menghindari letusan, tetapi juga bagaimana masyarakat tetap bekerja, menyekolahkan anak, menjaga kesehatan dan memperoleh penghasilan dalam situasi yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga :  Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Berita Terkait

Dipo Nusantara Serap Aspirasi Warga Ende Soal Dampak Tambang Galian C, Janji Sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Berita Terbaru

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Tak Berkategori

Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Senin, 7 Sep 2026 - 19:33 WITA