Pelaut Indonesia Diakui Yunani: Strategi Maritim Nasional Menuju Kelas Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 715 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.H., M.Mar. pengamat maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC),/Ket Foto : Dokpri

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.H., M.Mar. pengamat maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC),/Ket Foto : Dokpri

JAKARTA, LIPUTANFLORES.COM|Di tengah peta logistik global yang terus bergejolak, kehadiran 34 pelaut Indonesia di kapal-kapal tanker milik perusahaan Yunani, Polembros Shipping Ltd, membuka babak baru bagi eksistensi maritime power Indonesia.

Keberangkatan mereka di bawah koordinasi PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), anak usaha PT Pertamina (Persero), bukan hanya soal penempatan tenaga kerja, melainkan manifestasi kebangkitan strategis sektor maritim nasional.

Baca Juga :  Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Capt. Hakeng Desak Audit Menyeluruh Armada Pelayaran

Kapal-kapal yang akan mereka operasikan tidak main-main—kelas dunia dan berlayar di jalur-jalur strategis Timur Tengah, Eropa, hingga Asia. Artinya, pelaut Indonesia kini berada di simpul-simpul distribusi energi global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dari IKAL Strategic Center, ini adalah momentum kebangsaan yang tidak boleh diremehkan.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

“Bukan sekadar pengiriman awak kapal, ini adalah penancapan bendera merah putih di lautan global,” ujarnya di Jakarta, 7 Agustus 2025

Ia menekankan bahwa pengakuan dari Yunani—negara dengan armada pelayaran komersial terbesar di dunia—tidak datang tanpa alasan. Proses seleksi yang ketat telah dilewati, dan keputusan Polembros untuk memakai awak Indonesia adalah bentuk nyata pengakuan terhadap daya saing pelaut nasional.

Baca Juga :  Paus Leo XIV ; "Mari Bangun Gereja yang Membuka Tangan dan Membangun Dialog"

Berita Terkait

Dr Karolus Karni Lando, Nilai Jokowi Perlu Dikritik, tapi Capaian Jangan Dihapus
Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional
Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru