Karena itu, tidak mudah membuat seorang pejabat negara memberikan perhatian khusus terhadap sebuah permohonan.
Namun, sebuah pesan yang disampaikan dengan kesantunan, ketulusan, pemahaman budaya dan keberanian dapat memiliki kekuatan yang berbeda.
Di sinilah Dede memberikan pelajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengerti Kapan Berbicara dan Kepada Siapa Berbicara
Kecerdasan seorang calon pemimpin tidak hanya dapat diukur dari berapa banyak buku yang dibaca atau setinggi apa pendidikan yang ditempuh.
Ada kecerdasan lain yang tidak selalu diajarkan di ruang kuliah: kecerdasan membaca keadaan.
Kapan harus berbicara.
Kapan harus mendengar.
Kepada siapa harus berbicara.
Bagaimana cara berbicara.
Dan yang paling penting, untuk siapa ia berbicara.
Dede tampaknya memahami hal tersebut.
Sebagai anak muda Alor, ia juga menunjukkan bahwa memahami kultur dan karakter masyarakat merupakan modal penting dalam membangun komunikasi.
NTT memiliki tradisi sosial yang kuat. Kesantunan, penghormatan kepada orang yang lebih tua, persaudaraan, ketulusan dan keberanian menyampaikan kebenaran dengan cara yang bermartabat merupakan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



