“Saya datang bukan untuk diri saya. Saya datang untuk masyarakat saya.”
Jika kalimat itu benar-benar lahir dari hati, maka perjalanan Dede belum selesai.
Justru baru dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia masih mahasiswa semester pertama. Tetapi ia telah belajar satu pelajaran penting tentang kepemimpinan: mengetahui kapan harus berbicara, kepada siapa harus berbicara, bagaimana harus berbicara, dan untuk siapa ia harus berbicara.
Itulah kepemimpinan yang dimulai dari hati.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



