Itulah modal yang mahal dalam kepemimpinan.
Sebab kekuasaan dapat diperoleh melalui berbagai jalan. Jabatan dapat datang dan pergi. Popularitas juga dapat naik dan turun.
Tetapi karakter adalah sesuatu yang menentukan apakah seseorang mampu bertahan ketika berada di tengah kekuasaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, perjalanan Dede seharusnya tidak berhenti pada satu keberhasilan.
Ia perlu menjadikan pengalaman tersebut sebagai sekolah kehidupan.
Belajar dari masyarakat.
Belajar dari pemerintah.
Belajar dari orang-orang yang berbeda pandangan.
Dan yang paling penting, belajar dari kesalahan.
Sebab seorang calon pemimpin tidak dibentuk oleh satu peristiwa besar. Ia dibentuk oleh rangkaian pengalaman panjang, termasuk bagaimana ia memperlakukan orang lain ketika belum memiliki kekuasaan.
Dari Alor untuk Pelajaran Anak Muda NTT
Ada pesan yang lebih besar dari kisah Dede.
Anak muda tidak harus menunggu menjadi pejabat untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat.
Tidak harus menunggu menjadi anggota DPR untuk menyampaikan aspirasi.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



