Ketika nilai-nilai tersebut dibawa seorang anak muda dalam berkomunikasi dengan pemerintah pusat, ia sesungguhnya tidak hanya sedang berbicara sebagai individu.
Ia sedang membawa identitas dan suara masyarakatnya.
Barangkali karena itulah peristiwa tersebut mendapat perhatian dari masyarakat NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepemimpinan Tidak Selalu Dimulai dari Kursi Kekuasaan
Dede belum selesai belajar.
Justru ia baru memulai perjalanan pendidikannya sebagai mahasiswa.
Tetapi kehidupan sering memberikan pelajaran kepemimpinan jauh sebelum seseorang mendapatkan gelar, jabatan atau kekuasaan.
Kepemimpinan tidak selalu dimulai dari kursi kekuasaan.
Kadang-kadang, kepemimpinan dimulai dari keberanian untuk peduli.
Seorang anak muda yang berani menyampaikan persoalan masyarakat kepada pejabat negara, mampu membangun komunikasi, dan kemudian memperoleh perhatian pemerintah menunjukkan adanya potensi yang layak dikembangkan.
Namun, potensi saja tidak cukup.
Dede masih memiliki perjalanan yang panjang.
Ia harus menyelesaikan pendidikan, memperluas wawasan, belajar tentang pemerintahan, ekonomi, politik, hukum, masyarakat dan persoalan pembangunan. Ia juga harus belajar bahwa dunia kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan berbicara, tetapi juga tentang kemampuan mendengar, mengambil keputusan, menerima kritik dan mempertanggungjawabkan setiap langkah.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



