Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Ryan Laka Editor : Redaksi Dibaca 307 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Yuardianus Laka, Alumni Uniflor

Marianus Yuardianus Laka, Alumni Uniflor

Maka, ketika publik mengkritik bahwa isi tulisan tersebut tidak mencerminkan kedalaman gelar yang disandang, itu adalah Kritik Intelektual, bukan serangan privasi. Semisal menilai kualitas masakan seorang koki bukan berarti menyerang urusan rumah tangganya; menilai kualitas nalar seorang pendidik bukan berarti mengusik kehidupan pribadinya.

Ruang Publik: Arena Gagasan, Bukan Ruang Curhat Penting bagi publik untuk memahami bahwa ketika seseorang melayangkan opini di media massa, ia sedang melakukan Eksistensi Intelektual. Sejak saat itu, pikirannya menjadi milik publik untuk diuji, dikuliti, bahkan dibantah. Serangan privasi adalah jika kita mengulas masalah keluarga, hobi, atau latar belakang personal yang tidak ada hubungannya dengan isu Ndao.

Baca Juga :  May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja

Namun, ketika kita menyerang kegagalan nalar saudara Lon Segi dalam memahami mitigasi bencana atau keadilan spasial, kita sedang menjalankan fungsi kontrol sosial. Menarik perdebatan substansial ke ranah “perasaan tersudut” adalah bentuk pelarian intelektual (intellectual escape) dari ketidakmampuan menjawab argumen.

Berita Terkait

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru