Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 538 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mgr. Fransiskus juga mengajak umat merayakan Natal dengan sikap saling memaafkan dan menumbuhkan harapan. Di tengah realitas Flores Timur dan Lembata yang kerap diuji oleh bencana alam dan keterbatasan ekonomi, Natal dipandang sebagai sumber kekuatan spiritual untuk bertahan dan bangkit.

Ia menekankan bahwa persaudaraan lintas iman merupakan wujud konkret kasih Kristiani. Perbedaan agama tidak boleh menjadi sumber konflik, melainkan peluang untuk membangun kerja sama demi kepentingan bersama. Pesan ini menegaskan pentingnya kohesi sosial dalam masyarakat majemuk.

Baca Juga :  Setetes Darah, Sejuta Kasih, PMKRI Maumere Gandeng Polres Sikka Rayakan Dies Natalis ke-32

Pesan Gereja lokal tersebut sejalan dengan pesan universal Paus Leo XIV. Keduanya menempatkan Natal sebagai panggilan untuk bertindak, bukan sekadar merayakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun Baru dan Tanggung Jawab Etis

Pergantian tahun kerap diisi dengan resolusi personal. Namun dalam perspektif refleksi Natal, Tahun Baru 2026 juga merupakan momentum tanggung jawab etis bersama. Pertanyaan utamanya bukan hanya apa yang ingin dicapai, tetapi nilai apa yang hendak dijaga.

Baca Juga :  Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Berita Terkait

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru