Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 99 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Petani Adalah Penjaga Kehidupan

Selama ini, pekerjaan sebagai petani sering dianggap kurang menjanjikan. Banyak anak muda ingin menjadi PNS atau bekerja di kantor karena pekerjaan tersebut dipandang lebih terhormat, memberikan penghasilan tetap, memungkinkan mereka memakai pakaian bersih, dan bekerja di ruangan berpendingin.

Tidak ada yang salah dengan cita-cita menjadi PNS, guru, dokter, pegawai swasta, atau bekerja di kantor. Semua pekerjaan mempunyai fungsi dan kehormatannya masing-masing. Persoalan muncul ketika pekerjaan petani dipandang lebih rendah, padahal seluruh pegawai, pejabat, dokter, guru, pengusaha, dan masyarakat membutuhkan pangan yang dihasilkan petani.

Petani bukan pekerjaan kelas dua. Petani adalah produsen pangan, penjaga tanah, penggerak ekonomi desa, dan penyangga kehidupan masyarakat. Ketika terjadi gempa, kekeringan, gangguan transportasi, atau krisis ekonomi, keberadaan petani dan persediaan pangan lokal menjadi salah satu kekuatan utama yang dapat menyelamatkan masyarakat.

Baca Juga :  Jokowi Dianugerahi Gelar Adat "Raja Timur": Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Berita Terkait

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru