Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Karolus Karni Lando Editor : Redaksi Dibaca 105 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Kita harus membangun citra baru bahwa petani bukan simbol kemiskinan atau keterbelakangan. Petani adalah pengusaha pangan, pengguna teknologi, penjaga lingkungan, dan pahlawan ketahanan bencana.

Pemerintah, sekolah, gereja, lembaga adat, koperasi, dunia usaha, perguruan tinggi, dan keluarga harus bekerja bersama untuk melahirkan generasi petani Flores yang baru.

Gerakan yang diperlukan adalah:

Satu Keluarga, Satu Kebun Pangan
Satu Desa, Satu Lumbung Pangan
Satu Sekolah, Satu Kebun Pendidikan,
Satu Kabupaten, Satu Sistem Pasar Pangan Lokal

Gempa ini harus menjadi momentum untuk membangun Flores yang lebih mandiri dan tangguh. Jangan menunggu bencana berikutnya untuk menyadari pentingnya petani dan cadangan pangan.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Ketika petani dihargai, lahan dikelola, pasar tersedia, infrastruktur dibangun, serta hasil panen disimpan dengan baik, masyarakat Flores tidak hanya mempunyai makanan untuk hari ini. Mereka juga mempunyai perlindungan untuk menghadapi krisis pada masa mendatang.

“Sedia payung sebelum hujan, sedia pangan sebelum bencana. Sebab siapa yang menanam pada masa tenang dan menyimpan pada masa berkelimpahan, akan lebih kuat menghadapi masa kesulitan.”

Baca Juga :  Panen Perdana Cabai, Polsek Ndona Dukung Ketahanan Pangan di Ende

Berita Terkait

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru