Pemuda tidak harus selalu menjadi petani tradisional. Mereka dapat menjadi pengusaha pangan, pengelola alat pertanian, produsen benih, pengolah hasil panen, pengelola gudang, desainer kemasan, pemasar digital, atau penyedia jasa transportasi pertanian.
Sekolah Harus Mengajarkan Pertanian Dan Kewirausahaan Pangan
Sekolah-sekolah di Flores perlu memberikan perhatian lebih besar pada pertanian tanaman pangan. Pendidikan pertanian tidak boleh hanya berupa teori atau kegiatan menanam sekali dalam setahun.
Setiap sekolah dapat mengembangkan kebun pendidikan tempat para siswa mempelajari: cara menanam pangan sesuai kondisi tanah Flores; pengelolaan air; penggunaan teknologi pertanian; pengolahan hasil panen; penyimpanan pangan; pencatatan biaya; pembuatan kemasan dan pemasaran dan perhitungan keuntungan.
Sekolah menengah kejuruan, perguruan tinggi, balai latihan kerja, dan lembaga pendidikan keagamaan perlu mengembangkan program pertanian modern yang sesuai dengan potensi setiap daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita juga perlu mengubah pesan kepada anak-anak. Jangan lagi mengatakan:
“Belajarlah supaya nanti tidak menjadi petani.”


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




