Kawasan Flores dan Lembata membentang dari Manggarai Barat hingga Lembata. Sembilan kabupaten berada dalam cakupan aspirasi pembentukan provinsi, dengan kondisi geografis yang kompleks dan kebutuhan pembangunan yang beragam.
Dalam perspektif administrasi publik, persoalan tersebut berkaitan dengan konsep span of control atau rentang kendali pemerintahan.
Rentang kendali bukan sekadar persoalan berapa kilometer jarak antara ibu kota provinsi dan kabupaten. Ia juga menyangkut efektivitas koordinasi, kecepatan pengambilan keputusan, akses masyarakat terhadap pelayanan publik, serta kemampuan pemerintah merespons kebutuhan wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, argumentasi pembentukan Provinsi Kepulauan Flores seharusnya tidak hanya dibangun melalui narasi jarak geografis, tetapi juga melalui kajian mengenai biaya pelayanan, waktu tempuh, konektivitas antardaerah, dan efektivitas koordinasi pembangunan.
Jika struktur pemerintahan yang ada belum mampu memberikan pelayanan optimal, pemerintah harus membuka ruang evaluasi secara objektif.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




