Propinsi Kepulauan Flores, Ketika Negara Membiarkan Ketimpangan Menjadi Persoalan Menahun

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026 - 07:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 41 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi Propinsi Kepulauan Flores

Gambar Ilustrasi Propinsi Kepulauan Flores

Kesembilan kabupaten tersebut membentuk kawasan dengan potensi ekonomi yang saling melengkapi.

Namun, potensi ekonomi tidak selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah berkembangnya pariwisata Labuan Bajo, misalnya, pemerintah tetap harus menjawab persoalan konektivitas, kualitas infrastruktur, akses pendidikan, kesehatan, dan pemerataan manfaat ekonomi.

Demikian pula di kabupaten lainnya. Kekayaan sumber daya alam tidak otomatis menjamin tersedianya infrastruktur yang memadai dan kesempatan ekonomi yang merata.

Di sinilah persoalan keadilan pembangunan harus dibicarakan secara serius.

Pertanyaannya bukan sekadar berapa besar pendapatan yang dihasilkan suatu kawasan, melainkan bagaimana manfaat pembangunan didistribusikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja

Pemerintah perlu memastikan bahwa wilayah yang memiliki kontribusi ekonomi besar tidak terpisah dari tanggung jawab pembangunan wilayah lain yang mempunyai keterbatasan fiskal.

Pembentukan provinsi baru dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat koordinasi pembangunan regional. Namun, efektivitasnya harus diukur melalui proyeksi penerimaan, kebutuhan belanja, dan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Edi Endi Resmikan Komodo ATV, Wahana Wisata Darat Pertama di Labuan Bajo

Berita Terkait

Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri
Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:25 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WITA

PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:47 WITA

Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:22 WITA

Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian

Kamis, 24 September 2026 - 17:51 WITA

Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Berita Terbaru