Secara prinsip, arah kebijakan tersebut patut diapresiasi. Tidak ada alasan untuk
mempertahankan ketergantungan pada energi fosil yang mempercepat krisis iklim.
Indonesia membutuhkan energi bersih. Flores pun membutuhkan listrik yang andal.
Persoalannya bukan terletak pada tujuan transisi energi, melainkan pada cara
mencapainya. Sebab, kebijakan yang benar secara nasional belum tentu menghadirkan
keadilan ketika diterapkan di tingkat lokal.
Di sinilah letak persoalan yang kini dihadapi Pulau Flores.
Dalam beberapa tahun terakhir, Flores ditetapkan sebagai salah satu kawasan prioritas pengembangan panas bumi. Dari sudut pandang geologi, keputusan tersebut mudah dipahami. Flores berada pada jalur vulkanik aktif (Ring of Fire) sehingga memiliki potensi panas bumi yang melimpah. Namun pembangunan tidak pernah hanya berbicara mengenai potensi sumber daya alam. Pembangunan selalu menyangkut manusia yang hidup di atas tanah itu, masyarakat yang menggantungkan kehidupannya
pada alam, serta kebudayaan yang tumbuh dan berkembang bersama ruang hidupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




