Flores tidak sedang menolak energi bersih. Flores sedang mengingatkan Indonesia
bahwa energi yang benar-benar bersih adalah energi yang dibangun di atas keadilan. Transisi energi yang mengorbankan masyarakat lokal hanya akan melahirkan bentuk baru dari ketidakadilan ekologis. Sebaliknya, transisi energi yang menghormati martabat manusia, melindungi lingkungan, mendengarkan suara masyarakat, serta membuka ruang bagi berbagai pilihan teknologi yang sesuai dengan karakter wilayah akan menjadi warisan terbaik bagi generasi mendatang.
Bangsa yang besar bukan hanya mampu membangun pembangkit listrik. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu memastikan bahwa setiap megawatt energi yang dihasilkan tidak dibayar dengan hilangnya tanah, air, budaya, dan harapan rakyatnya. Sebab listrik memang dapat menerangi rumah-rumah, tetapi hanya keadilan yang mampu menerangi masa depan. Itulah makna sejati transisi energi yang berkeadilan: membangun Indonesia yang rendah karbon tanpa meninggalkan manusia dan bumi sebagai rumah bersama
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




