Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : V. Maksi Mari Editor : Redaksi Dibaca 585 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

V. Maximus Mari
(Anggota Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau Keuskupan 
Agung Ende)

V. Maximus Mari (Anggota Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau Keuskupan Agung Ende)

Karena itu, sebelum memperluas pengembangan geothermal ke berbagai wilayah lain di Flores, pemerintah semestinya terlebih dahulu menunjukkan secara terbuka hasil evaluasi terhadap pengalaman Mataloko, langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan, serta jaminan perlindungan terhadap masyarakat apabila risiko serupa kembali muncul. Transparansi semacam ini jauh lebih penting daripada sekadar menyampaikan target kapasitas listrik yang hendak dicapai.

Baca Juga :  Memasuki Tahun Yubileum 2025, Gereja Memulai Serangkaian Kegiatan yang Melibatkan Kaum Muda

Persoalan geothermal di Flores juga tidak dapat dilepaskan dari dimensi moral. Dalam
Ensiklik Laudato Si’, Paus Fransiskus memperkenalkan konsep ekologi integral, yakni pandangan bahwa persoalan lingkungan tidak pernah dapat dipisahkan dari persoalan sosial, ekonomi, budaya, dan martabat manusia. Pada paragraf 137–139 ditegaskan bahwa segala sesuatu saling berkaitan. Sementara pada paragraf 48–52, Paus mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan selalu pertama-tama menimpa mereka yang paling miskin dan paling rentan.

Baca Juga :  Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Pesan tersebut sangat relevan bagi Flores. Sebagian besar masyarakat yang kini
menyuarakan penolakan bukanlah kelompok yang menolak perubahan. Mereka adalah petani, masyarakat adat, dan komunitas lokal yang selama puluhan bahkan ratusan tahun menjaga mata air, hutan, dan lahan pertanian yang kini menjadi sasaran pembangunan. Mendengarkan suara mereka bukan berarti menghambat pembangunan, melainkan menghormati pengetahuan lokal yang selama ini menjaga
keseimbangan ekologis Flores.

Berita Terkait

Propinsi Kepulauan Flores, Ketika Negara Membiarkan Ketimpangan Menjadi Persoalan Menahun
Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri
Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:42 WITA

Propinsi Kepulauan Flores, Ketika Negara Membiarkan Ketimpangan Menjadi Persoalan Menahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru